Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor Investigasi Keluhan Upah Pekerja PJU di Jalan Bomang
Sumber Foto: VOA Bogor
Deteksi Viral

Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor Investigasi Keluhan Upah Pekerja PJU di Jalan Bomang

Bojonggede, Kabupaten Bogor – Sebuah video yang menjadi viral di media sosial menampilkan seorang pria yang mengaku sebagai pekerja proyek penerangan jalan umum (PJU) di Jalan Raya Bojonggede–Kemang (Bomang). Dalam video tersebut, pria itu menyampaikan keluhannya terkait belum diterimanya upah para pekerja yang terlibat dalam proyek tersebut.

Video yang beredar pada Sabtu (10/1/2026) tersebut menunjukkan pria itu mengklaim bahwa sekitar 15 orang pekerja dalam timnya belum menerima gaji. Ia mengungkapkan keluhan ini sebagai laporan atas kondisi yang mereka alami, dengan menyatakan, “Di sini saya ingin melapor bahwa pekerja-pekerja yang ada di Bogor, khususnya di Bomang, itu tidak digaji.”

Lebih lanjut, pria tersebut memperkirakan kerugian yang dialami akibat gaji yang belum dibayarkan mencapai puluhan juta rupiah. “Saya hitung kerugian kami mencapai Rp20 juta kurang lebihnya. Pengerjaannya yaitu pemasangan PJU,” ujarnya.

Dalam narasi video, ia juga menyebutkan bahwa pimpinan proyek memberikan alasan bahwa keterlambatan pembayaran gaji diakibatkan oleh dugaan sabotase dari rekan kerja.

Menyikapi viralnya video tersebut, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Bogor, Bayu Ramawanto, menjelaskan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti informasi tersebut. Ia menyatakan bahwa Dinas Perhubungan akan melakukan pengecekan langsung kepada pihak penyedia atau kontraktor yang terlibat.

“Kita mau konfirmasi dulu ke penyedianya. Karena itu bisa dibilang internal. Tinggal dari pihak penyedia atau pihak ketiga, kita mau konfirmasi dulu,” kata Bayu.

Bayu menegaskan bahwa Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor telah menyelesaikan kewajiban pembayaran proyek secara penuh. Oleh karena itu, jika masih ada hak pekerja yang belum dibayarkan, hal tersebut merupakan tanggung jawab penyedia jasa. “Tapi yang jelas kalau dari kita (Dishub) sudah diselesaikan semua. Kita konfirmasi nanti ke pihak kontraktornya benar atau tidak. Kalau memang benar, segera ditindaklanjuti,” pungkasnya.