Deteksi Keberadaan Buaya di Sungai dan Rawa: Kasus Warga Luwu Hilang Diduga Diterkam
Sumber Foto: Tribun-timur.com
Deteksi Viral

Deteksi Keberadaan Buaya di Sungai dan Rawa: Kasus Warga Luwu Hilang Diduga Diterkam

Dalam beberapa waktu terakhir, masyarakat di Desa Pompengan Utara, Kecamatan Lamssi Timur, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, dihebohkan dengan hilangnya seorang warga bernama Herman. Ia dilaporkan hilang pada Sabtu, 29 November 2025, dan hingga kini belum ditemukan. Dugaan kuat menyatakan bahwa Herman kemungkinan besar diterkam buaya, setelah tim SAR melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian.

Tim SAR gabungan, yang terlibat dalam pencarian Herman, akhirnya menghentikan operasi pencarian pada Rabu, 3 Desember 2025, sore. Keputusan tersebut diambil setelah tim mengalami kesulitan dalam menemukan korban serta adanya permintaan dari pihak keluarga untuk menghentikan pencarian.

Tanda-Tanda Keberadaan Buaya

Bagi para petambak dan pencari ikan, mengetahui tanda-tanda keberadaan buaya di sungai atau rawa sangatlah penting. Beberapa indikator yang dapat digunakan untuk mendeteksi keberadaan buaya antara lain:

  • Adanya bekas gigitan di tepi sungai atau rawa.
  • Suara atau gerakan air yang tidak biasa.
  • Jadwal aktivitas buaya yang biasanya terjadi pada pagi dan sore hari.
  • Adanya bangkai hewan di sekitar lokasi.

Pencarian Herman menjadi lebih berbahaya ketika pada malam pertama pencarian, seekor buaya menunjukkan keganasannya. Dua anggota keluarga Herman hampir menjadi korban serangan buaya saat sedang melakukan penyisiran di area tambak. Beruntung, mereka berhasil diselamatkan meskipun mengalami luka-luka.

Koordinator Unit Siaga SAR Palopo, Rifman, menegaskan bahwa pencarian di lokasi tersebut memiliki resiko tinggi karena kondisi medan yang sulit. "Penyebab hilangnya Herman diduga kuat akibat diterkam buaya di sekitaran lokasi tempat awal dilaporkan hilang," ujarnya.