Dapur Syaluna: UMKM Sukabumi yang Naik Daun Berkat Konektivitas Digital
Sumber Foto: Radar Sukabumi
Radar Digital

Dapur Syaluna: UMKM Sukabumi yang Naik Daun Berkat Konektivitas Digital

SUKABUMI – Dapur Syaluna, sebuah usaha kue dan dessert yang terletak di Jalan Keramat No.78, Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, semakin dikenal berkat adopsi teknologi digital. Dalam suasana yang ramai, terutama pada hari Jumat yang dikenal sebagai 'Rajanya Hari', Dapur Syaluna menawarkan berbagai produk kue yang menggugah selera.

Store yang tidak terlalu luas ini dikelola oleh Rido dan istrinya, Vera Patmala. Dengan penataan yang rapi, produk-produk cake dan dessert dipamerkan dalam etalase kaca. Rido, seorang mantan guru, mengungkapkan bahwa mereka memulai usaha ini pada tahun 2017. Awalnya, Vera hanya hobi membuat kue untuk keluarga, yang kemudian berkembang menjadi usaha setelah mendapatkan respon positif dari tetangga dan teman-teman.

“Kami belajar membuat kue secara otodidak melalui video di YouTube dan media sosial. Seiring waktu, kami mulai menjual produk kami di acara-acara publik seperti Car Free Day dan bazaar,” kata Rido. Pada tahun 2023, mereka resmi membuka toko di lokasi saat ini setelah melihat perkembangan penjualan yang positif.

Rido menjelaskan bahwa untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat, mereka mulai memanfaatkan platform digital seperti TikTok dan Instagram untuk memasarkan produk. Penggunaan aplikasi ini terbukti efektif dalam meningkatkan penjualan. “Kami mulai menjual secara online dan melihat peningkatan penjualan hingga 60 persen setelah menggunakan koneksi internet yang stabil dari Indosat HiFi Air,” ujarnya.

Dengan menggunakan layanan HiFi Air dari Indosat Ooredoo Hutchison, Dapur Syaluna dapat melakukan penjualan live di media sosial dengan lancar. Rido mencatat bahwa selama periode Mei hingga November 2025, penjualan mereka menembus angka 10 ribu potong kue, berkontribusi pada omzet yang mencapai Rp60 juta per bulan.

“Koneksi yang cepat dan stabil sangat membantu kami. Dulu, pelanggan kami hanya dari Sukabumi, tetapi sekarang kami bisa menjangkau konsumen dari berbagai kota seperti Bandung, Bogor, dan Jakarta,” tambah Rido.

Indosat Ooredoo Hutchison berkomitmen untuk mendukung pelaku UMKM di Sukabumi melalui layanan telekomunikasi yang mudah diakses. Branch Marketing IM3 Sukabumi, Indra Nugraha, mengungkapkan bahwa tren adopsi HiFi Air menunjukkan hasil yang positif, membantu pelaku UMKM untuk berkembang secara digital.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Sukabumi, Endah Aruni, juga memberikan apresiasi terhadap kehadiran HiFi Air sebagai solusi konektivitas yang mendukung UMKM. “Kami mendorong kolaborasi ini agar pelaku UMKM dapat lebih kompetitif di era digital,” ungkapnya.

Dapur Syaluna sekarang memiliki 22 jenis cake dan dessert dengan harga yang bervariasi, mulai dari Rp10 ribu hingga Rp100 ribu. Rido berharap agar usaha mereka bisa terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat.